Justice in Islamic Criminal Law: Study of the Concept and Meaning of Justice in The Law of Qiṣāṣ

Muhammad Tahmid Nur

Abstract


Abstract: Contextualizing the justice dimension in the law of qiā has a humanitarian basis, so it needs to be understood under the context and development of current law. This endeavor is necessary to have a more thorough and contextual understanding of the esoteric meaning of qiā legal justice. This article examines the contextualization of the meaning of justice in the construction of qiā law to further elaborate on its human values, using a normative approach with philosophical analysis. This study data consisted of primary and secondary data. Based on the study analysis, it can be concluded in three points. First, the meaning of justice in Islamic law is oriented to realizing human benefit based on humanity and religious values. Justice in recompense punishment is found in the guarantee of life from God as the Lawgiver. Second, the implementation of qiā punishment always prioritizes respect for the perpetrators' and victims' rights. This is a form of respect for human values. Third, in terms of applying punishment, the construction of qiā law allows flexibility by contextualizing the meaning of justice to be adapted and applied in society.

Abstraks: Kontekstualisasi dimensi keadilan dalam hukum qiā pada dasarnya memiliki basis kemanusiaan sehingga ia perlu dipahami sesuai dengan konteks dan perkembangan hukum kontemporer. Upaya ini penting dilakukan agar bisa memahami makna esoteris keadilan hukum qiā lebih komprehensif dan kontekstual. Artikel ini mengkaji kontekstualisasi makna keadilan dalam konstruksi hukum qiā guna mengelaborasi lebih lanjut nilai-nilai kemanusiaan yang ada di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan analisis filosofis. Data-data dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan sekunder. Berdasar kajian dan analisis yang telah dilakkan, diperoleh simpulan bahwa: pertama, makna keadilan dalam hukum Islam diorientasikan pada terwujudnya kemaslahatan manusia yang berlandasakan nilai kemanusiaan dan ketuhanan. Keadilan dalam hukuman pembalasan yang setimpal terdapat pada jaminan garansi kehidupan dari Tuhan sebagai Pembuat Hukum. Kedua, pelaksanaan hukuman qiā selalu mengedepankan prinsip penghormatan atas hak individual pelaku dan juga keluarga korban. Hal ini merupakan wujud penghargaan terhadap nilai kemanusiaan. Ketiga, dari sisi penerapan hukumannya, konstruksi hukum qiā memungkinkan untuk diterapkan secara fleksibel dengan mengontekstualiasikan makna keadilan untuk bisa diadaptasikan dan diterapkan di masyarakat.


Keywords


Islamic criminal law; qiṣāṣ; justice value; humanity value.

Full Text:

PDF

References


Absar, Absar Aftab. “Restorative Justice in Islam with Special Reference to the Concept of Diyya.” Journal of Victimology and Victim Justice 3, no. 1 (2020): 1–19.

Aditya, Zaka Firma, and Rizkisyabana Yulistyaputri. “Romantisme Sistem Hukum Di Indonesia: Kajian Atas Kontribusi Hukum Adat Dan Hukum Islam Terhadap Pembangunan Hukum Di Indonesia.” Jurnal Rechtsvinding 8, no. 1 (2019): 37–54.

Ahmad, Laode Ismail. “Rekonstruksi Teks-Teks Hukum Qath’i Dan Teks-Teks Hukum Zhanni: Meretas Jalan Menuju Pendekatan Tekstual-Kontekstual.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 49, no. 2 (2015): 230–250.

Ahmad, Sufmi Dasca. Dialektika Hukuman Mati. Surakarta: CV. Indotama Solo, 2017.

Al-Asfahani, Al-Ragib. Mufradāt Al-Fāzh Al-Qur’ān. Damaskūs: Dār al-Qalam, 1992.

Al-Baqi, Muhammad Fu’ad ‘Abd. Al-Mu’jam Al-Mufahras Li Alfāz Al-Qur’ān Al-Karīim. Bairut: Dar al-Fikr, 1992.

Al-Jurjawi. Ḥikmah Al-Tasyrī’ Wa Al-Falsafatuhu. Bairut: Dar al-Fikr, n.d.

al-Qazwiniy, Abi Abdillah Muhammad Ibn Yazid. Sunan Ibn Majah, Juz III. Beirūt: Dār al-Ma’rifah, 2000.

al-Suyuti, Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakr. Al-Asybah Wa Al-Nazā’ir,. Mesir: Maktabah Nur Asiyah, n.d.

Ali, Zainuddin. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2007.

Batubara, Chuzaimah. “Qishash: Hukuman Mati Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Miqot: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 34, no. 2 (2010): 207–228.

Bunyamin. “Qisas Dalam Al-Qur’an: Kajian Fiqih Jinayah Dalam Kasus Pembunuhan Disengaja.” Jurnal al-‘Adl 7, no. 2 (2014): 110–124.

Burlian, Read Paisol. Implementasi Konsep Hukuman Qishash Di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2015.

Chandra, Marli. “The Penology of Islamic Criminal Law: Reintroduction of Islamic Penology.” al-‘Adalah 15, no. 2 (2018): 345–366.

Dahlan, Moh. “Dialektika Norma Hukum Islam Dan Adat-Budaya Dalam Paradigma Ulama Nahdlatul Ulama: Kajian Tipologis.” Jurnal Islam Nusantara 3, no. 1 (2019): 238–262.

Daly, Kathleen. “Restorative Justice in Diverse and Unequal Societies”.” Law in Context 17, no. 1 (2000): 167–190.

Darussamin, Zikri. “Qisas Dalam Islam Dan Relevansinya Dengan Masa Kini”.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 48, no. 1 (n.d.): 99–130.

Djazuli, A. Fikih Jinayah. Jakarta: Rajawali Pers, 2000.

Dunn, Shannon. Islamic Law and Human Rights. Oxford: Oxford University Press, 2018.

Fahmi, Ach Fuad, and dkk. “Aspek Kemanusiaan Dalam Hukuman Qisas”, Ijtihad: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Islam,” n.d.

Fattah, Damanhuri. “Implementasi Nilai Keadilan Dalam Kajian Hukum Islam”.” al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 5, no. 2 (n.d.): 135–152.

Febriandi, Yogi, and dkk. “Seeking Justice Through Qanun Jinayat: The Narratives of Female Victims of Sexual Violence in Aceh, Indonesia”.” Qudus International Journal of Islamic Studies 9, no. 1 (n.d.): 103–140.

Gunawan, Hendra. “Peluang Dan Tantangan Penerapan Hukum Pidana Islam Di Kota Padangsidimpuan”.” al-Maqasid: Jurnal Kesyariahan dan Keperdataan 5, no. 2 (2019): 200–215.

Hafidz, Sri Endah Wahyuningsih & Jaweda. “The Development of the Indonesian Criminal Code Derived from the Yudical Pardon Value in Islamic Law.” Addin: Media Dialektika Ilmu Islam 11, no. 2 (2017): 295–320.

Haqqi, Abdurrahman Raden Aji. “Religiosity in Criminal Law: Islamic Perspective”.” Diponegoro Law Review 4, no. 1 (n.d.): 1–20.

Hascall, Susan C. “Restorative Justice in Islam: Should Qisas Be Considered a Form of Restorative Justice?”.” Berkeley Journal of Middle Eastern & Islamic Law 4, no. 1 (2011): 35–78.

Hasyim, A. Dardiri. “Extra-Judicial Dispute Resolution and the Realization of Justice in the Indonesia Legal System.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 55, no. 1 (2021): 1–24.

Holbrook, Donald. “Using the Qur’an to Justify Terrorist Violence: Analysing Selective Apllication of the Qur’an in English-Language Militant Islamist Discourse”.” Pespectives on Terrorism 4, no. 3 (n.d.): 15–28.

Hummel, Daniel. “Legislating Islamophobia: The Factors for the Existence of Anti-Sharia Laws in the United States.” In Public Policy and Administration, 1–25, 2020.

Hussin, Majdah Zawawi & Nasimah. “Forgiving the Enemy: A Comparative Analysis of the Concept of Forgiveness in Shari’ah and Malaysian Law.” Pertanika Journal of Social Science & Humanities 23 (2015): 43–54.

Hutapea, Bungasan. “Alternatif Penjatuhan Hukuman Mati Di Indonesia Dilihat Dari Perspektif HAM”.” Jurnal HAM 7, no. 2 (2016): 69–83.

Ikhwan, M, and Anton Jamal. “Diskursus Hukum Islam Dalam Konteks Keindonesiaan: Memahami Kembali Nilai-Nilai Substantif Agama”.” al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 15, no. 1 (n.d.): 173–186.

Irfan, M.Nurul, and Masyrofah. Fiqh Jinayah. Jakarta: Amzah, 2013.

Irfan, Nurul, and Masyrofah. Fiqih Jinayah. Jakarta: Amzah, 2013.

Kania, Dede. “Cita Politik Hukum Pidana Mati Di Indonesia”.” Jurnal Ilmu Hukum 4, no. 2 (2014): 161–179.

Karim, Ridoan. “A Comparative Analysis of Retributive Justice and the Law of Qisas.” Journal of Nusantara Studies 2, no. 2 (2017): 169–177.

Kasmad, Ratni. “Peluang Dan Tantangan Integrasi Nilai-Nilai Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional”.” Maddika: Journal of Islamic Family Law 1, no. 1 (2020): 60–71.

Khotimah, Khusnul. “Hukuman Dan Tujuannya Dalam Perspektif Hukum Islam”.” Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi dan Keagamaan 1, no. 2 (n.d.): 1–9.

Kusumo, Bambang Ali. “Kesimbangan Monodualistik Antara Kepentingan Masyarakat Dan Individu Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia”.” Jurnal Hukum 31, no. 1 (n.d.): 1685–1712.

Ma’luf, Lois. Al-Munjīd Fī Al-Lugah. Bairut: Dār al-Masyriq, n.d.

Mabrur, Aharis. “Konsepsi Pidana Hudud Dalam Qanun Jinayat Aceh-Indonesia Dan Brunei Darussalam.” Kanun: Jurnal Ilmu Hukum 19, no. 1 (2017): 19–44.

Manan, Abdul. “Acceptance of the Implementation of Islamic Sharia Laws in West Aceh, Indonesia.” International Conference on Humanities, Education, and Social Sciences (IC-HEDS) (2019): 615–627.

Manan, Abdul, and Cut Intan Salasiyah. “Evaluating the Implementation of Sharia in Aceh, Indonesia: Examining the Qanun Jinayah in Bireuen Regency.” Jurnal Ilmiah Peuradeun 9, no. 3 (2021): 549–566.

Massadi. “Peluang Dan Tantangan Pelaksanaan Pidana Islam Di Indonesia”.” al-Bayyinah: Journal of Islamic Law 3, no. 2 (2019): 252–268.

Meftah, Jilani. “Roots of Sadistic Terrorism Crimes: Is It Islam or Arab Culture?”.” Aggression and Violent Behavior 42 (n.d.): 52–60.

Mubarok, Nafi. “Pidana Qisas Dalam Perspektif Penologi”.” al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam 20, no. 2 (2017): 473–487.

Mukhlishin, and Sarip. Keadilan Dan Kepastian Hukum: Menyoal Konsep Keadilan Hukum Hans Kelsen Perspektif “Al-Adl” Dalam Al-Qur’an”. Vol. 11. Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum, n.d.

Muslich, Ahmad Wardi. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2005.

N.A.M., Eka, Sihombing, and Cyntia Hidita. “Analisis Wacana Hukuman Pancung Di Provinsi Aceh.” Jurnal Legislasi Indonesia 16, no. 4 (2019): 514–523.

Na’im, Ngainun. “Islam Dan HAM: Perdebatan Mencari Titik Temu.” Ijtihad: Jurnal Wacana Islam dan Kemanusiaan 15, no. 1 (2015): 83–102.

Nopriandi, Tedy, and Risky Fany Ardhiansyah. “Paradigm of Death Penalty: Comparative Study in Indonesia, Saudi Arabia and China.” LaJiL 2, no. 1 (2020): 57–68.

Okon, Etim E. “Hudud Punishments in Islamic Criminal Law”.” European Scientific Journal 10, no. 14 (n.d.): 227–238.

Peiffer, Elizabeth. “The Death Penalty in Traditional Islamic Law and as Interpreted in Saudi Arabia and Nigeria.” William & Mary Journal of Race, Gender, and Social Justice 11, no. 5 (2005): 507–539.

Rahardjo, M.Dawam. Ensiklopedia Al-Qur’an: Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep-Konsep Kunci. Jakarta: Paramadina, n.d.

Ramdlany, Ahmad Agus. “Restorative Justice in Islamic Legal Philosophy Perspective”.” International Journal of Business, Economics and Law 24, no. 2 (2021): 109–117.

Ridwan, Fath. Min Falsafah Al-Tasyrī’ Al-Islāmī. Kairo: Dār al-Kitāb al-Lubnan, 1975.

Salim, Abd Muin. Fiqh Siyasah: Konsepsi Kekuasaan Politik Dalam Al-Qur’an. Jakarta: Rajawali Pers, n.d.

Samudro, Kurniawan Bagus. “Juridical Review of the Death Penalty in Indonesia in Islamic Law Perspective”.” Law Development Journal 2, no. 1 (2020): 37–50.

Santoso, Topo. Menggagas Hukum Pidana Islam: Penerapan Syariat Islam Dalam Konteks Modernitas. Bandung: asy-Syaamil Press, n.d.

Sari, Devi Nilam. “Implementasi Hukuman Qisas Sebagai Tujuan Hukum Dalam Al-Qur’an.” Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas 5, no. 2 (2020): 263–286.

Shihab, M.Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an, Jilid II. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

———. Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Tematik Atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan, n.d.

Sodiqin, Ali. “Restorative Justice Dalam Tindak Pidana Pembunuhan: Perspektif Hukum Pidana Indonesia Dan Hukum Pidana Islam”.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 49, no. 1 (2015): 63–100.

Sudarti. “Hukum Qishash Diyat: Sebuah Alternatif Hukuman Bagi Pelaku Kejahatan Pembunuhan Berencana Di Indonesia.” Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam 12 (2021): 35–50.

Suma, Muhammad Amin, and et al. “The Implementation of Shari’a in Aceh: Between the Ideal and Factual Achievements.” Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 20, no. 1 (2020): 19–48.

Surya, Reni. Klasifikasi Tindak Pidana Hudud Dan Saksinya Dalam Perspektif Hukum Islam”. Vol. 2. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 2018.

Syahrur, Muhammad. Prinsip Dan Dasar Hermeneutika Hukum Islam Kontemporer. Translated by Sahiron Syamsuddin Trans. Yogyakarta: eLSAQ Press, 2007.

Yuslem, Nawir, and et al. “Efektivitas Sanksi Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Tindak Pidana Khamar, Maisir Khallwat, Zina, Dan Dampaknya Terhadap Perilaku Masyarakat Kota Subulussalam.” Al-Tafahum: Journal of Islamic Law 3, no. 1 (2019): 147–164.

Yusuf, Abu, and al-Nu’māniyah. Al-Rad ‘Ala Syi’Ar Al-Ahzā’i. Mesir: Lajnah Ihyā’, 1357.

Yusuf, Muhammad. “Efektivitas Pelaksanaan Hukum Jinayat Di Aceh.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 3, no. 1 (2019): 117–132.

Zainuddin. “Restorative Justice Concept on Jarimah Qishas in Islamic Criminal Law”.” Jurnal Dinamika Hukum 17, no. 3 (n.d.): 335–341.




DOI: http://dx.doi.org/10.14421/ajish.2021.55.2.%25p

Article Metrics

Abstract view : 475 times
PDF - 22 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Refrensi      : eztekno.com

Print ISSN    : 0854-8722

Online ISSN : 2443-0757

Indexed By :