Islam, Pluralisme Hukum dan Refleksi Masyarakat Homogen

Dedy Sumardi

Abstract


Pluralisme hukum bukanlah konsep baru yang muncul dalam sistem hukum modern, melainkan sebuah pendekatan menganalisa bekerjanya berbagai sistem hukum secara berdampingan dalam sistem pemerintahan negara bangsa. Hukum dalam arti syariah mengandung konsep normatif berlaku universal-sentralistik, sedangkan hukum dalam arti fikih memiliki aspek kognitif bersifat lokal sebagai manifestasi dari ajaran pluralistik. Pengalaman masyarakat Madinah dijadikan bukti bahwa ajaran pluralisme hukum melahirkan kesadaran hukum masyarakat dan penguasa Islam melalui interaksi keragaman sistem nilai, budaya dan suku. Hasil penelitian menunjukkan pluralisme hukum tidak melahirkan nalar konflik, tetapi mengedepankan nalar dialogis sebagai upaya mengharmonisasikan keragaman sistem hukum dalam satu kesatuan ilahi, yaitu prinsip syariah atau konstitusi. Disamping itu, pluralisme hukum menjadi instrumen pembentukan kesadaran hukum masyarakat dan penguasa untuk mewujudkan konsep civil society yang selama ini masih didominasi oleh hukum negara berorientasi pada prinsip keseragaman hukum melalui semangat integritas bangsa.

Keywords


Islam, pluralisme, hukum, masyarakat

References


Ali, Jawwad, Al-Mufashshal fi Tarikh al-‘Arab Qabl al-Islam, cet. II, Baghdad: Jami’ah Baghdad, 1993, VI.

Ali, “Hubungan al-Qur’an dan Hadis: Kajian Metodologis terhadap Hukuman Rajam”, Disertasi tidak diterbitkan pada Pascasarjana UIN Ar-Rairy Banda Aceh, 2014.

Anwar, Syamsul, Hukum Perjanjian Syariah: Studi tentang Teori Akad dalam Fikih Muamalat, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.

______, “Teori Pertingkatan Norma dalam Usul Fikih”, Jurnal Asy-Syir’ah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, Volume 50, Nomor 1 (Januari-Juni 2016), hlm. 141-167.

Asshiddiqie, Jimly, Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia, edisi II, Bandung: Angkasa, 1996.

Auda, Jasser, Maqashid Shariah as Philosophy of Islamic Law: A System Approach, London: IIIT, 2008.

Azra, Azyumardi, dkk., Mencari Akar Kultural Civil Society di Indonesia, Ciputat Jakarta: INCIS, 2003.

Baderin, Mashood A., Hukum Internasional Hak Asasi Manusia & Hukum Islam, terj. Musa Kazhim dan Edwin Arifin, cet. III, Jakarta: Komnas HAM, 2013.

Banakar, Reza, “Law Through Sociology’s Looking Glass: Conflict and Competition in Sociological Studies of Law,” January 2009, dikutip dari https://www.researchgate.net/publication, 29 January 2016.

Benda-Beckmann, Keebet, The Context of Law, xiii th International Congress of the Commission on Folk Law and Legal Pluralism: Legal Pluralism and Unofficial Law in Social, Economic and Political development, Chiang Mai, April, 2002.

Berger, Peter L. dan Thomas Luckmann, Tafsir Sosial Atas kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan, terj. Hasan Hasari, cet. X, Jakarta: LP3ES, 2013.

Culla, Adi Suryadi, Masyarakat Madani: Pemikiran, Teori dan Relevansinya dengan Cita-Cita Reformasi, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999.

Faisal, Pluralisme Hukum di Indonesia: Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman, Yogyakarta: Maghza, 2013.

Griffiths, J., “What is Legal Pluralism”, Journal of Legal Pluralism and Unofficial Law, No. 24, 1986.

Hallaq, Wael B, Ancaman Paradigma Negara Bangsa: Islam, Politik, dan Problem Moral Modernitas, terj. Akh. Minhaji, Yogyakarta: SUKA Press, 2015.

Hamim, Thoha, “Islam dan Masyarakat Madani”, dalam Islam, Masyarakat Madani, dan Demokrasi, ed. Sudarno Shobron dan Mutohharun Jinan, Yogyakarta: Muhammadiyah University Press, 1999.

Ibnu Hisyam, Sirah al-Nabawiyah, tahqiq Mustafa al-Saqa, Ibrahim al-Abyari dan Abd al-Hafiz Syalabi, t.tp.: t.p., t.t.

Irianto, Sulistiyowati, “Memperkenalkan Studi Sosiolegal dan Implikasi Metodologisnya”, dalam Metode Penelitian Hukum: Konstelasi dan Refleksi, ed. Sulistiyowati Irianto dan Shidarta, Jakarta: Obor, 2009.

______, “Pluralisme Hukum Sebagai Suatu Konsep dan Pendekatan Teoretis Dalam Perspektif Global”, 2007, dikuitp dari http://asslesi.wordpress.com, 14 Mei 2016.

Lukito, Ratno, Legal Pluralisme in Indonesia: Bridging the Unbridgeable, New York: Routledge, 2013.

Mahfud MD, “Aktualisasi Hukum Islam di dalam Masyarakat yang Plural”, bahan kuliah tidak diterbitkan pada Program Doktor Konsentrasi Ilmu Hukum dan Pranata Sosial Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2016.

Menski, Werner, Comparative Law in a Global Contex: The Legal System of Asia and Afrika, Cambridge University Press, 2006.

Merry, Sally Engle, “Legal Pluralisme”, Law And Society: Journal of the Law and Society Association, Vol. 22, No. 5, 1988, hlm. 869-896.

Al-Nawawi, Shahih Muslim bi Syahr al-Nawawi, Kairo: Mathba’ah al-Mishriyyah, 1929, XI.

Nurjaya, I Nyoman, “Perkembangan Pemikiran Konsep Pluralisme Hukum”, Dikutip dari http://www.huma.co.id, 12 Mei 2016, hlm. 1-17.

Robert, Robert, The Social Laws of the Qoran, Considerad and Compared with Those of the Hebrew and Other Ancient Codes, New Delhi: Kitab Bhavan, 1977.

Salim, Arskal, Contemporary Islamic Law in Indoensia: Sharia and Legal Pluralism, England: Edinburgh University Press, 2015.

Schiff, David N, “Socio-Legal Theory: Social Structure and Law”, Journal The Modern Law Review, Vol. 39, No. 3, May, 1976, hlm. 287-310.

Sodikin, Ali, Hukum Qishash: Dari Tradisi Arab Menuju Hukum Islam, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2010.

Suteki, Desain Hukum di Ruang Sosial, Yogyakarta: Thafa Media, 2013.

Al-Syawkaniy, Muhammad bin ‘Ali bin Muhammad, Nayl al-Awtar, Beirut: Dar al-Jayl, t.tt., VII.

Tamanaha, Brian Z, “Socio-Legal Positivism and A General Jurisprudence”, Oxford Journal of Legal Studies, Vol. 21, No. 1, 2001, hlm. 1-32.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indoensia, Jakarta: Depdikbud, 1999.

Ubaidillah, A., dkk., Pendidikan Kewarganegaraan: Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani, Jakarta: IAIN Jakarta Press, 2000.

Usman, Sunyoto, Esai-Esai Sosiologi Perubahan Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Wignjosoebroto, Soetandyo, Pergeseran Paradigma dalam Kajian-Kajian Sosial dan Hukum, Malang: Setara Press, 2013.

Woodman, Gordon R, “The Ide of Legal luralism”, dalam Legal Pluralism in the Arab World, ed. Baudouin Dupret, et.al, USA: Kluwer Law International, 1999.




DOI: http://dx.doi.org/10.14421/ajish.2016.50.2.481-504

Article Metrics

Abstract view : 5639 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 6266 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Refrensi      : eztekno.com

Print ISSN    : 0854-8722

Online ISSN : 2443-0757

Indexed By :