Harmonisasi Hukum Adat, Agama, dan Negara dalam Budaya Perkawinan Masyarakat Islam Indonesia Belakangan

Murdan Murdan

Abstract


Tulisan ini membahas tentang harmonisasi Hukum Adat, Hukum Islam, dan Hukum Negara sebagai tren terbaru perkawinan masyarakat Indonesia belakangan, dan dikhususkan sebatas pada budaya perkawinan masyarakat Jawa, Makasar, dan Sasak. Selain budaya perkawinan, tulisan ini juga melihat landasan yuridis atas eksistensi keberlangsungan hukum Adat, hukum Agama, dan hukum Negara di Indonesia.

Keywords


harmonisasi, perkawinan, hukum adat

References


Halim, Abd., “Integrasi Islam dengan Budaya Jawa (Studi Hubungan Nilai Budaya dengan Hukum Islam dalam Upacara Perkawinan dan Kematian dalam Masyarakat Islam Yogyakarta)”, Proyek Peningkatan Perguruan Tinggi Agama IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Tahun 2001.

Suherman, Ade Maman, Pengantar Perbandingan Sistem Hukum, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2012.

Saifuddin, Ahmad Fedyani, Antropologi Kontemporer “Suatu Pengantar Kritis Mengenai Paradigma”, Jakarta: Kencana, 2005.

Mame, A. Rahim, Adat dan Upacara Perkawinan Daerah Sulawesi Selatan, Sulawesi Selatan: Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah, 1978.

Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2011.

Saud, Asrori, “Islam dalam Budaya Lokal (Hubungan Agama dengan Adat, Suatu Studi tentang Makna Simbolis Pelaksanaan Perkawinan di Kraton Yogyakarta)”, Pusat Penelitian IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Tahun 1997/1998.

Mustafa, Bachsan, Sistem Hukum Indonesia Terpadu, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2013.

Iskandar, Djoko T., Evolusi, cet. Ke-4, Jakarta: Universitas Terbuka, 2008.

Sedryawati, Edi, Budaya Indonesia “Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah”, Jakarta: Raja Grafindo, 2007.

Kelsen, Hans, Teori Hukum Murni Dasar-Dasar Ilmu Hukum Normatif, Terj. Raisul Muttaqien, cet. Ke-16, Bandung: Nusa Media, 2016.

Ihrom, Adat Perkawinan Toraja Sadan dan Tempatnya Dalam Hukum Positif Masa Kini, Yogyakarta: UGM Press, 1981.

Thontowi, Jawahir, Hukum, Kekerasan dan Kearifan Lokal Penyelesaian Sengketa di Sulawesi Selatan, Yogyakarta: Pustaka Fahima, 2007.

Rasjidi, Lili dan Sidarta, B. Arief, Filsafat Hukum Mazhab dan Refleksi, cet. Ke-2, Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 1994.

Karim, M. Abdul, Islam Nusantara, Yogyakarta: Pustaka Book Publisher, 2007.

Murdan, “Perkawinan Masyarakat Adat (Studi Perkawinan Masyarakat Suku Sasak dalam Perspektif Antropologi Hukum), Tesis, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, 2015.

Lukito, Ratno, Tradisi Hukum Indonesia, Yogyakarta: Teras, 2008.

Soekanto, Antropologi Hukum, Materi Pengembangan Ilmu Hukum Adat Jakarta: Rajawali, 1984.

Mertokusumo, Sudikno, Perbuatan Melawan Hukum Oleh Pemerintah, cet. Ke-3, Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2016.

Aburaera, Sukarno, dkk., Filsafat Hukum, Jakarta: Kencana, 2013.

Prasetyo, Teguh dan Barkatullah, Abdul Halim, Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Setiadi Tolib, Intisari Hukum Adat Indonesia, Bandung: Alfabeta, 2013.




DOI: http://dx.doi.org/10.14421/ajish.2016.50.2.505-535

Article Metrics

Abstract view : 1404 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 906 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Refrensi      : eztekno.com

Print ISSN    : 0854-8722

Online ISSN : 2443-0757

Indexed By :